Home / Objek Kebudayaan / Pengetahuan Tradisional / Kerajinan Kulit Tatah Sungging
| Nama | Tidak Ada Organisasi |
|---|---|
| Alamat | N/A |
| Penanggung jawab | N/A |
| Telpon | 0000 |
| email@domain.com |
| Nama | Tanpa Gedung |
|---|---|
| Alamat | N/A |
Seni Kriya Kulit Tatah Sungging adalah kelompok seni kriya kulit yang menggunakan bahan utama ( bahan baku ) kulit mentah (perkamen) dari kulit binatang dengan teknik ditatah (ukir) dan disungging dalam mewujudkan suatu karya. Tatah diartikan sebagai aktivitas memahat dan Sungging diartikan sebagai aktivitas mewarnai. Jadi Tatah Sungging adalah proses untuk memahat dan mewarnai objek wayang tertentu. Berdasarkan pada sejarahnya kriya kulit tatah sungging telah lama dikenal di Indonesia, bahkan jauh sebelum kemerdekaan bangsa Indonesia telah dikenal dalam masyarakat. Seperti yang tersirat dalam karya sastra Harjuna Wiwaha karangan Empu Kanwa pada tahun 1019 M.
© Direktori Kebudayaan Kabupaten Bantul. All Rights Reserved.
Designed by HTML Codex | Developed By WF